Siapa sih yang ingin terjebak di dalam sebuah septic tank? Ditemani dengan bau tidak sedap dari rumahnya sendiri, dan itu berlangsung selama berjam-jam pula. Waduh! Tentu semua orang tidak menginginkan hal tersebut.

Namun, itulah yang dialami oleh seorang wanita asal New Jersey, Amerika Serikat bernama Tami Camp pada pertengahan November 2017 lalu. Wanita berusia 57 tahun ini diketahui dalam kondisi terjebak di dalam lubang septic tank sedalam 3 meter yang terletak di belakang rumahnya.

Tami sempat berteriak selama kurang lebih 3 jam di lubang tersebut. Namun sayang, perjuangannya berteriak tersebut harus berlangsung cukup lama. Hingga akhirnya, anak Tami mendengar teriakan ibunya dan berinisiatif untuk mencari pertolongan dengan menelepon 911.

Tak butuh waktu lama, para petugas pemadam kebakaran Atlantic City datang ke rumah Tami yang terletak di Mullica Township. Para petugas pun tidak bisa secara langsung melakukan penyelamatan. Alasan utamanya adalah, karena lubang yang berukuran sangat sempit.

Mereka tidak bisa terjun dan mengangkat tubuh Tami. Sebagai langkah antisipasi, para petugas memastikan agar Tami dalam kondisi sadar dan memperoleh asupan udara segar dari luar. Mengingat, wanita tersebut sudah berada di sana selama 3 jam dan harus menghirup bau tidak sedap.

Hingga akhirnya, para petugas berhasil menggunakan papan khusus yang dipakai untuk mengangkat tubuh Tami. Butuh waktu sekitar 20 menit bagi para petugas untuk mengeluarkan Tami dari lubang berbau tidak sedap tersebut. Akibat peristiwa ini, Tami memperoleh luka pada bagian punggung.

Tak lama, pihak petugas segera melarikan wanita lanjut tersebut ke rumah sakit terdekat. Mereka memastikan kalau tidak ada luka serius yang menimpa Tami. Mengingat, wanita itu jatuh ke dalam lubang sedalam 3 meter dan sudah berusia cukup lanjut. Ditambah lagi, dia berada di sana selama kurang lebih 3 jam.

Kejadian ini sepertinya perlu jadi pelajaran nih buat rumah yang ada memiliki anggota keluarga berusia lanjut seperti Tami. Jangan sampai, mereka berjalan keluar rumah tanpa didampingi atau perlindungan orang lain. Bisa-bisa, kejadian yang menimpa Tami terulang pada salah satu anggota keluargamu, tidak mau kan?

Facebook Comments
(Visited 11 times, 1 visits today)