Bunuh diri kerap menjadi pilihan bagi orang-orang yang mengalami depresi. Banyak tekanan yang harus mereka hadapi. Mulai dari tekanan di tempat kerja, hingga tekanan dari orang-orang sekitar. Namun, percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh pasangan suami istri dari Henan, Cina ini sangat aneh. Bahkan, bisa dibilang konyol.

Peristiwa percobaan bunuh diri tersebut berhasil diketahui ketika tiba-tiba ada seorang wanita berusia 47 tahun yang tak diketahui namanya terjun ke sebuah sungai di Provinsi Henan, Cina bagian tengah. Masyarakat yang mengetahui kejadian itu pun heboh. Untungnya, percobaan bunuh diri tersebut bisa digagalkan.

Menurut laporan awal, diduga kalau wanita itu mencoba bunuh diri karena masalah ekonomi. Dia dikabarkan ingin membeli mobil. Namun, karena keluarganya bukan orang yang kaya, tidak bisa memenuhi keinginan tersebut. Namun, setelah diusut oleh pihak berwajib, ternyata alasan sebenarnya bukanlah hal tersebut.

Pihak kepolisian mengungkapkan, wanita tersebut datang ke tempat kejadian dengan membawa sebuah mobil listrik. Dari situ, bisa diketahui kalau keluarga wanita ini bukanlah orang miskin. Apalagi, harga mobil listrik relatif lebih mahal dibandingkan dengan mobil berbahan bakar minyak.

Selanjutnya, polisi mengungkapkan kalau alasan percobaan bunuh diri tersebut tidak lain adalah tunangan anak wanita tersebut. Diketahui kalau anak laki-laki wanita itu baru saja mengenalkan calon wanita yang akan menjadi istrinya. Namun, melihat penampilannya, sang ibu tidak mau menerimanya.

Sang ibu tersebut mengatakan kalau tunangan anaknya tersebut sangat pendek. Dia tidak menginginkannya. Senada dengan istrinya, sang ayah juga tidak suka dengan tubuh pendek calon menantunya tersebut. Bahkan, saat dalam proses penyelamatan istrinya yang terjun ke sungai, sang ayah juga turut mencoba melakukan tindakan bunuh diri.

Tidak diketahui bagaimana kelanjutan peristiwa ini. Namun, yang pasti kedua pasangan suami istri tersebut urung bunuh diri. Hanya saja, tidak diketahui apakah mereka selanjutnya mau menerima tunangan anaknya yang bertubuh pendek tersebut, atau memintanya untuk mencari wanita lain.

Di negara Cina, masyarakatnya memang memiliki kebiasaan untuk melihat penampilan fisik sebagai hal yang utama. Tidak heran kalau kejadian seperti ini cukup banyak muncul. Kalau di Indonesia, bagaimana ya?

Facebook Comments
(Visited 34 times, 1 visits today)