Orang-orang dari Negara Jepang kerap dianggap sebagai pribadi yang memiliki etos kerja tinggi. Mereka pun kerap melakukan pekerjaannya dengan sigap dan cepat. Tidak ada kata malas dalam kamus mereka. Apalagi, mereka memiliki filosofi ikigai.

Filosofi inilah yang menimbulkan kebiasaan lembur di hampir seperempat karyawan Jepang. Mereka pun menghabiskan waktu hingga 80 jam per bulan untuk lembur. Namun, akibat kebiasaan tersebut, muncul fenomena yang mengerikan.

Setidaknya, terdapat 2 ribu karyawan yang meninggal setiap tahunnya akibat karoshi. Karoshi inilah yang disebut sebagai peristiwa meninggalnya seseorang akibat terlalu banyak kerja. Parahnya lagi, fenomena ini kerap menimpa kalangan muda.

Salah satu fenomena meninggal karena karoshi dialami oleh karyawan bernama Naoya, putra tunggal dari wanita bernama Michiyo Nishigaki. Pada awalnya, Michiyo merasa bangga kalau anaknya itu berhasil diterima di sebuah perusahaan telekomunikasi besar di negara Jepang.

Naoya pun merasa bersyukur mendapatkan kesempatan kerja yang jarang didapatkan tersebut. Apalagi, dia merupakan sosok yang suka dengan berbagai hal tentang komputer. Namun, hal tersebut berubah setelah Naoya bekerja 2 tahun di perusahaan itu.

Michiyo mengatakan kalau dirinya merupakan sosok yang sangat dekat dengan putranya. Dia pun kerap menghabiskan waktu berbincang-bincang dengan Naoya. Michiyo mengatakan, kalau anaknya sering lelah saat berada di rumah. “Biarkan saya tidur sejenak. Saya tak bisa bangun dulu. Maaf, bu. Biarkan saya tidur dulu.”

Hal tersebut terjadi pada saat Naoya pulang dari prosesi pemakaman ayahnya. Dari sinilah, diketahui kalau Naoya kerap melakukan hal yang mengerikan. Michiyo mengatakan kalau dari cerita teman-teman kerjanya, Naoya kerap menghabiskan waktu bekerja tanpa istirahat.

Naoya pun kerap menghabiskan waktu kerja hingga malam di kantor. Tak jarang, dia memilih tidur di tempat kerjanya. Hal itu dilakukan karena dia kerap memilih waktu kepulangan pada jadwal terakhir kereta. Kalau ketinggalan, mau tidak mau ya dia harus tidur di meja kerja. Tak jarang, dia juga harus bekerja selama 37 jam dalam dua hari.

Akibat kebiasaannya yang terus-menerus tersebut, Naoya pun harus meninggal di usia muda. Naoya kehilangan nyawanya pada usia 27 tahun. Dia pun menjadi salah satu korban fenomena karoshi di Jepang. Fenomena ini sebenarnya telah ada sejak tahun 1960-an.

Selain Naoya, ada pula kasus yang menimpa seorang wanita bernama Matsuri Takahashi di tahun 2015. Wanita ini memilih terjun dari gedung tempat kerjanya setelah bekerja lembur selama 100 jam dalam kurun 1 bulan. Hal itu dilakukannya sebulan sebelum dia bunuh diri.

Facebook Comments
(Visited 10 times, 1 visits today)