Sebuah liga sepakbola biasanya diikuti oleh beberapa tim yang saling bertarung untuk menjadi tim terbaik. Sebut saja liga-liga terkenal di Eropa seperti Premiere League di Inggris, Seria A Italia, ataupun La Liga Spanyol. Klub yang bermain di liga-liga tersebut mencapai belasan.

Namun, bagaimana jadinya kalau sebuah kompetisi liga hanya diikuti oleh 2 klub sepakbola? Aneh, kan. Meski begitu, itulah kenyataan yang harus dihadapi oleh dua klub yang berasal dari Britania Raya. Dua klub tersebut bernama Garrison Gunners dan Woolpack Wanderers.

Kedua klub sepakbola ini diketahui berasal dari Kepulauan Scilly, Inggris Raya. Keduanya pun terlibat dalam liga yang bernama Liga Isles of Scilly. Meski hanya punya 2 tim, liga ini memiliki jumlah pertandingan yang banyak, mencapai 20 pertandingan.

Namun, tentu saja pertandingan tersebut hanya melibatkan 2 klub yang berkecimpung. Pada rentang antara bulan Oktober hingga Mei, kedua klub tersebut masing-masing bertanding selama 10 kali di kandangnya. Menariknya lagi, kedua tim ini ternyata menggunakan stadion yang sama, yakni Stadion Garrison Field.

Dengan kondisi seperti itu, mau tidak mau, keduanya setiap minggu bertarung selayaknya di kandang sendiri. Tentunya sangat membosankan. Untungnya, pemain dari kedua klub ini ternyata bukanlah pemain profesional. Liga Isles of Scilly bukan masuk bagian dari sistem liga yang diterapkan oleh FA Inggris.

Pemain yang bermain untuk kedua klub pun memiliki profesi lain di kehidupan sehari-harinya. Dengan begitu, mereka bisa memperoleh pemasukan lebih dan tentunya bisa menghilangkan kebosanan dari liga yang monoton.

Apalagi, Liga Isles of Scilly ini memiliki kompetisi lain seperti Piala Liga dan Piala FA, yakni Piala The Wholesalers dan Piala Foredeck. Tidak ketinggalan, ada pula pertandingan Charity Shield setiap awal musim.

Sejatinya, dulu liga ini memiliki anggota klub yang lebih banyak, yakni 4 tim. Dua klub lainnya masing-masing berasal dari Pulau Tresco dan Pulau St. Martin’s. Hanya saja, populasi yang menurun di kedua pulau tersebut, menyebabkan klub tersebut tak lagi beroperasi. Secara keseluruhan, per tahun 2015, hanya ada sebanyak 2.500 penduduk yang mendiami Kepulauan Scilly.

Facebook Comments
(Visited 18 times, 1 visits today)