Bagi seorang wanita bernama Nadezhda Srivastava, diserang oleh seekor harimau siberia merupakan pengalaman paling mengerikan yang dihadapinya. Apalagi, harimau tersebut tinggal sedetik lagi merenggut nyawanya. Namun, pada akhirnya, wanita yang bekerja sebagai penjaga kebun binatang itu berhasil selamat.

Lalu, bagaimana ceritanya Nadezhda berhasil selamat dari terjangan harimau di kebun binatang yang ada di Rusia tersebut? Dikutip dari The Sun, ibu tiga anak ini pun menceritakan pengalaman mengerikannya ketika harimau siberia berusia 16 tahun yang bernama Taifun itu siap merenggut nyawanya.

Nadezhda mengatakan, kejadian ini bermula dari kecerobohannya sendiri. Lupa mengunci kandang harimau siberia tempat tinggal Taifun. Tiba-tiba saja, dia berada dalam posisi yang sangat mengerikan. Harimau siberia tersebut tepat berada di hadapannya dengan tanpa penghalang apapun.

Nadezhda berpikir, lari bukan solusi yang bagus. Dia pun berdoa semoga bisa selamat dan mencoba mengajak Taifun bicara. “Pergi. Jangan ganggu saya”. Harapannya, Taifun bisa mundur setelah mendapat permintaan tersebut. Namun, tentu saja hal itu sia-sia saja.

Tiba-tiba saja, harimau tersebut langsung meloncat dan menyergap dirinya. Nadezhda tak menyangka kalau pekerjaannya bakal membuatnya dalam posisi tersebut. Dia pun berusaha keras untuk menghindari gigitan pada bagian kepala dan leher. Sebagai imbasnya, dia rela membiarkan lengannya berada di mulut Taifun.

Tak cukup sampai di situ saja. Nadezhda juga sempat menawarkan tangan lainnya ke mulut Taifun. Hal itu merupakan upayanya untuk tetap bertahan hidup. Hingga satu momen, Taifun mulai meringankan gigitannya. Nadezhda merasa memperoleh sekelumit harapan. Dia pun merangkak menjauhi Taifun.

Namun, harapannya itu ternyata sia-sia belaka. Dari belakang, harimau siberia ini lagi-lagi menyerangnya. Kali ini, target serangan Taifun adalah bagian punggung. Sempat ada pengunjung yang meneriaki Nadezhda agar memukul harimau tersebut dengan tongkat. Namun, dia berpikir kalau tongkat tidak akan menyelamatkannya.

Penyerangan ini berlangsung selama sekitar 10 menit. Terasa singkat, tapi itu merupakan momen mengerikan yang dihadapinya. Hingga akhirnya, Nadezhda merasa kalau momen tersebut adalah waktu terakhirnya di dunia. Namun, tiba-tiba muncul kembali harapan untuk tetap hidup. Terutama, saat dia mengingat kondisi 3 anaknya.

Saat itu, dia baru menyadari kalau gigitan harimau sudah tidak lagi dirasakannya. Ternyata, pengunjung kebun binatang yang berada di pinggir kandang berusaha menyelamatkannya dengan melempari batu ke arah harimau siberia tersebut. Bahkan, ada pula pengunjung yang bergelayutan di pagar untuk menarik perhatian harimau.

Melihat momen berharga, Nadezhda mengumpulkan setiap kekuatannya untuk bertahan hidup. Hingga akhirnya, dia berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit. Berkat kejadian tersebut, Nadezhda pun mendapatkan pelajaran berharga. Di waktu yang sama, dia mengalami luka serius. Terutama pada bagian pinggang dan tangan. Namun, yang penting dia berhasil selamat dan berkumpul dengan 3 anaknya.

Facebook Comments
(Visited 8 times, 1 visits today)