Masyarakat Indonesia kerap dianggap sebagai orang-orang yang lebih memilih jadi karyawan dibandingkan pengusaha. Apalagi, menjadi seorang karyawan memiliki risiko yang relatif lebih sedikit dibandingkan pengusaha. Namun, anggapan tersebut tentu saja tidak berlaku secara absolut.

Buktinya, ada pula pengusaha muda yang berhasil meraih keuntungan bear. Bahkan, salah satunya masih duduk di usia sekolah dasar (SD). Sosok pengusaha muda belia tersebut bernama Almeyda Nayara Alzier. Bocah yang biasa dipanggil dengan nama Naya itu masih duduk di kelas 4 SD Plus Islamic Village, Karawaci, Tangerang.

Meski masih berusia sangat belia, Naya ternyata memiliki jiwa entrepreneurship yang luar biasa. Buktinya, dia memiliki omzet per bulan mencapai Rp50 juta. Angka yang tentu saja tidak sedikit. Bahkan, untuk sebuah bisnis yang dikelola oleh orang dewasa sekalipun.

Lalu, bisnis seperti apa sih yang dijalankan oleh seorang Naya? Ternyata, usaha Naya tidak jauh dari kesehariannya. Dia memilih menjual slime, mainan anak yang bisa dibentuk sesuka hati. Dia pun meracik slime tersebut sendiri, dengan modal video di YouTube.

Usaha membuat slime tersebut sejatinya merupakan bagian dari program Entreprenur Day yang diadakan oleh sekolahnya. Dia pun menggunakan modal awal sebanyak Rp50 ribu untuk memulai bisnis. Dari uang tersebut, Naya berhasil membuat 8 cup.

Pada awalnya, Naya sempat mengeluh karena tangannya sering terkelupas akibat bahan kimia saat membuat slime. Namun, hal itu mulai hilang seiring dengan bertambahnya pesanan. Awalnya, dia mendapat pesanan dari beberapa temannya. Namun, setelah itu usahanya kian besar dan pesanan pun datang dari berbagai tempat. Termasuk dari luar negeri.

Dengan jumlah pesanan yang semakin banyak, Naya pun sudah tak lagi bisa menjalankan usahanya sendirian. Dia memutuskan untuk mempekerjakan 8 orang untuk membantunya. Dengan kondisi tersebut, Naya berhasil memenuhi permintaan para konsumen. Dalam seminggu, sebanyak 120 kg slime bisa dibuat oleh Naya.

Cara pemasaran yang dilakukan oleh Naya pun sangat sederhana. Dia melakukannya via Instagram. Hasilnya memuaskan, per bulan dia memperoleh uang mencapai Rp50 juta. Itu diperolehnya karena berhasil memproduksi sebanyak 400 kg slime per bulan. Slime buatan Naya pun dipatok dengan harga yang bervariasi, bergantung ukuran. Berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp35 ribu.

Tak jarang, Naya juga mengikuti berbagai bazar untuk memperkenalkan bisnisnya tersebut. Hasilnya pun efektif. Saat ini, Naya telah memiliki sebuah toko yang secara khusus memasarkan produknya di sebuah pusat perbelanjaan di Lampung. Keren, kan?

Facebook Comments
(Visited 22 times, 1 visits today)