Seorang pemulung kerap dipandang sebelah mata oleh masyarakat luas. Namun, siapa sangka kalau kakek tua yang sehari-harinya bekerja sebagai pemulung memiliki kemampuan yang canggih. Kakek yang biasa dipanggil dengan sebutan Mbah Ujang, bisa ngomong bahasa Inggris dan Jepang dengan sangat lancar.

Menariknya lagi, kemampuan berbicara bahasa asing tersebut tidak diperolehnya dari pendidikan formal. Mbah Ujang yang mengaku telah berusia 112 tahun itu mengungkapkan kalau kemampuan berbahasa asing itu didapatkannya dengan belajar secara otodidak.

Untuk kemampuan berbahasa Jepang, Mbah Uang mengungkapkan kalau dia pernah merantau ke negeri matahari terbit tersebut. Pengalaman itu diperolehnya ketika pergi ke sana ikut dengan tentara Jepang. Dia pun melakukan berbagai jenis pekerjaan, mulai dari tukang masa, buruh cuci, hingga menjaga mobil.

Di waktu yang sama, Mbah Ujang juga memiliki kemampuan yang bagus dalam bahasa Inggris. Dia bisa melafalkan kalimat dengan lancar. Sosok fenomenal pemulung tua ini pun sempat muncul dalam sebuah tayangan televisi swasta. Di situ, dia memperlihatkan kemampuannya dalam menjawab pertanyaan yang diucapkan dalam bahasa Inggris.

Dalam tayangan tersebut juga terkuak fakta yang jauh lebih menarik lagi. Mbah Ujang ternyata tidak hanya tahu bahasa Inggris dan Jepang. Dia juga memiliki kemampuan dalam melafalkan kalimat dalam bahasa Belanda. Hal itu terkuak ketika dia menjawab pertanyaan reporter dengan bahasa campuran antara Inggris dan Belanda.

Terkait cara efektif belajar bahasa asing, kakek yang sehari-harinya memulung di Yogyakarta ini memiliki tips yang bisa diikuti. Dia mengatakan, cara paling manjur adalah dengan berkumpul bersama orang-orang yang terbiasa berkomunikasi dengan bahasa asing. Lama-kelamaan, lanjut kakek asal Brebes ini, kita akan bisa meniru kemampuan berbahasa asing tersebut.

Meski telah memasuki usia lanjut, kehidupan memulung merupakan pilihan yang ditetapkan oleh Mbah Ujang sendiri. Dia mengatakan kalau memiliki anak yang kini bekerja di Jakarta. Hanya saja, dirinya sengaja tidak menggantungkan hidup kepada anaknya. Dia memilih hidup mandiri dan tidak pula meminta-minta di jalanan.

Keren, kan sosok Mbah Ujang ini? Selain pintar, beliau juga mandiri di usianya yang sudah senja. Semoga tetap sehat, mbah…

Facebook Comments
(Visited 53 times, 1 visits today)