Netizen dikejutkan dengan cerita mengharukan seorang istri yang tiba-tiba ditinggal pergi suaminya untuk selama-lamanya. Dalam cerita berjudul ‘Selamat Jalan Suamiku’ tersebut, seorang wanita bernama Rezy Selvia Dewi menceritakan pengalamannya bersama suami yang diketahui menderita penyakit kanker lidah.

Cerita tersebut pun mendapatkan perhatian lebih dari para netizen. Bukan hanya karena kisahnya yang menyayat hati, tapi juga karena hal ini bisa menimpa siapapun. Terutama, dari cerita Selvia yang pada awalnya menganggap kalau penyakit kanker lidah yang diderita suaminya tersebut sebagai sariawan biasa.

Namun, tidak disangka kalau ‘sariawan’ itulah yang membuatnya harus berpisah dengan suami. Hal tersebut tentu saja sangat mengejutkan, mengingat suami Selvia masih berusia sangat muda, yakni 28 tahun. Namun, pendeteksian yang terlambat membuatnya harus berpisah dengan pria yang dicintainya tersebut.

Menilik kisah mengharukan tersebut, masyarakat umum pun wajib tahu lebih lanjut mengenai penyakit ini. Jangan sampai kesalahan pendeteksian penyakit yang terlambat seperti pada kisah tersebut terulang kembali. Paling tidak, kamu juga harus mengetahui penyebab kemunculan kanker lidah.

1. Infeksi virus

Faktor pertama yang menyebabkan kemunculan penyakit ini adalah virus. Virus bernama Human Papilloma Virus (HPV) adalah pelakunya. Virus ini juga diketahui menjadi penyebab berbagai jenis penyakit lain di rongga mulut. Selain itu, HPV juga menjadi penyebab kemunculan kanker serviks pada wanita.

2. Konsumsi tembakau

Bagi para perokok, kamu juga harus berhati-hati. Terlalu banyak merokok bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker lidah.

3. Radiasi

Bagi kamu yang bekerja di tempat yang berisiko terpapar radiasi, juga harus berhati-hati terhadap penyakit ini. Sumber radiasi pun bisa beragam. Termasuk di antaranya adalah reaktor nuklir, bencana alam, ataupun radioterapi.

4. Konsumsi alkohol

Terlalu sering mengonsumsi alkohol juga menjadi penyebab kemunculan kanker lidah. Risikonya pun menjadi berkali lipat kalau kamu pengonsumsi alkohol sekaligus perokok.

5. Faktor keturunan

Terakhir, berbagai jenis kanker juga kerap muncul karena faktor genetika. Hanya saja, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar dampak yang muncul akibat faktor genetika ini.

Nah, setelah mengetahui tingkat bahaya dari penyakit ini, tentu saja melakukan tindakan preventif jauh lebih baik dibandingkan pengobatan. Setuju, kan?

Facebook Comments
(Visited 48 times, 1 visits today)