Tidur menjadi aktivitas wajib bagi manusia. Dengan tidur, energi yang terkuras akibat aktivitas sehari-hari bisa terisi kembali. Hanya saja, terkadang ada hal yang sering terlupa saat tidur di tempat tidur. Hal tersebut adalah, mengganti atau mencuci seprai tempat tidur setidaknya seminggu sekali.

Hal ini ternyata sangatlah penting. Bahkan, kalau tidak dilakukan, ada bahaya yang mengintai kapan saja. Apalagi, bagi kamu yang sering menghabiskan waktu di tempat tidur. Baik sekadar berbaring atau menggunakan waktu bersantai untuk beristirahat. Ditambah lagi, kalau kondisi lingkungan yang mendukung. Saat cuaca panas, bersantai di dalam kamar yang dilengkapi pendingin tentu jauh lebih nyaman.

Menurut laporan yang dibuat oleh seorang ahli mikrobiologi dari Universitas New York bernama Philip Tiermo, seprai yang tidak pernah dicuci memang sangat berbahaya. Dia mengatakan, seprai tempat tidur menjadi sarang untuk berbagai jenis jamur, bakteri, serta kuman.

Jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung. Selama setahun, keringat yang dihasilkan oleh manusia mencapai 26 galon. Jumlah tersebut pun kemungkinan bakal bertambah, apalagi di negara tropis seperi Indonesia. Akibatnya, seprai pun menjadi habitat yang tepat untuk pertumbuhan bakteri, jamur, dan kuman.

Philip mengungkapkan kalau keberadaan bakteri, kuman, serta jamur tersebut bisa menimbulkan penyakit untuk siapa saja. Terutama, kalau tubuh dalam kondisi tidak fit. Bisa-bisa, aktivitas harian kamu bakal terganggu karena sakit yang datang tiba-tiba.

Pernyataan Philip itu ditunjang dengan hasil penelitian di tahun 2006 yang dilakukan peneliti dari Universitas Manchester dan Rumah Sakit Wythenshawe. Mereka berhasil menemukan setidaknya ada 16 spesies jamur pada bantal berbahan bulu ataupun sintesis. Parahnya, jamur tersebut memiliki usia yang bervariasi, mulai dari 1 tahun hingga 20 tahun.

Dengan ancaman seberbahaya itu, Philip menganjurkan kepada setiap orang untuk mengganti seprai tempat tidurnya secara rutin. Setidaknya, dilakukan penggantian seprai selama satu kali dalam seminggu. Untuk membersihkan noda pun harus dilakukan secara mendetail. Dengan begitu, tindakan preventif bisa dilakukan sejak dini.

 

Dengan melakukan tindakan preventif tersebut, kamu pun bisa terhindar dari beragam risiko kesehatan. Tidak mau aktivitas sehari-hari terganggu gara-gara masalah yang terlihat sepele seperti ini, kan?

Facebook Comments
(Visited 16 times, 1 visits today)