Baru-baru ini, sebuah kasus mengejutkan muncul di Yogyakarta, tepatnya di Desa Purwodadi yang terletak di Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta. Di desa tersebut, diketahui terdapat sebanyak 50 hewan ternak yang mati secara tiba-tiba.

Kematian hewan ternak di desa tersebut pun dianggap sangat misterius. Terutama, karena sebagian besar hewan terebut kehilangan nyawanya dalam kondisi kehabisan darah. Di sisi lain, tidak beberapa di antaranya mati dalam kondisi tubuh yang utuh.

Kondisi ini tentu saja sangat mencemaskan hati para peternak di Desa Purwodadi. Apalagi, kebanyakan warga di desa tersebut bermata pencaharian sebagai seorang peternak. Salah satunya adalah pria bernama Suraji.

Suraji baru mengetahui kalau sebanyak 7 ekor kambingnya yang ditempatkan pada kandang sekitar 3 km dari rumahnya turut menjadi korban dalam kasus misterius ini. Tujuh kambing tersebut tewas dalam kondisi kehabisan darah. Sementara, satu ekor lainnya dalam kondisi kritis.

Hal yang cukup mengherankan, sosok misterius yang menyerang ternak Suraji ternyata sama sekali tidak menyentuh sapi yang berada tak jauh dari kandang kambing. Selain itu, tak jauh dari kandang kambing milik Suraji, juga terdapat kandang milik warga lain. Namun, tak ada serangan yang terjadi di sana.

Terdapat luka pada beberapa bagian tubuh kambing-kambing tersebut. Termasuk di antaranya adalah luka di bagian leher, kaki, serta badan. Namun, hal yang sangat mengejutkan adalah, hewan misterius yang menyerang membiarkan tubuh tak bernyawa kambing ternak tanpa memangsanya.

Dari hasil penelusuran, diketahui kalau ada jejak-jejak penyerangan yang dilakukan secara berkelompok. Dari jejak tersebut, diketahui bahwa sosok yang menyerang adalah hewan yang tidak diketahui jenisnya. Gerombolan hewan misterius tersebut kemudian berlari ke arah bukit setelah melakukan penyerangan.

Dinas terkait pun masih bertanya-tanya tentang kasus ini. Mereka berencana melakukan penyelidikan terkait kasus misterius ini. Selain itu, warga juga diimbau untuk menggalakkan aktivitas ronda malam untuk meminimalkan adanya serangan serupa.

Apalagi, diketahui kalau aksi penyerangan hewan misterius terhadap ternak warga di Desa Purwodadi memiliki intensitas yang tinggi. Dari hasil laporan warga, diketahui setidaknya terdapat 50 hewan yang telah menjadi korban. Tak menutup kemungkinan, jumlah tersebut pun bakal terus mengalami penambahan.

Facebook Comments
(Visited 9 times, 1 visits today)