Baru-baru ini sempat muncul kabar yang menghebohkan di dunia maya. Kehebohan tersebut disebabkan ada seorang pengguna kendaraan roda empat yang dikenai biaya tarif parkir tidak masuk akal ketika berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng.

Biaya parkir tersebut memang mencengangkan. Bagaimana tidak, dia hanya memarkir kendaraannya selama 2 jam. Namun, dia dipaksa oleh petugas parkir untuk membayar tarif sebanyak Rp213 ribu. Sontak saja, pemilik mobil dengan plat nomor B 1469 BRH tersebut pun protes.

Namun, protes yang diajukan oleh pemilik kendaraan tidak digubris oleh petugas parkir. Hingga akhirnya, dia memilih membayar tarif yang tak masuk akal tersebut. Namun, rasa jengkel tentu saja masih berada di dalam hati pemilik kendaraan tersebut.

Sebagai bentuk kekesalannya, dia pun mengunggah bukti tarif parkir tak masuk akal tersebut ke media sosial. Di situ, dia memosting foto nota parkir yang memperlihatkan kalau dia masuk ke area parkir Bandara Soetta hanya selama 2 jam, yakni pada tanggal 18 Desember 2017 dari pukul 13.30 sampai 16.22.

Terlihat dalam nota tersebut kalau biaya parkir yang dikeluarkannya total adalah sebanyak Rp213 ribu. Biaya tersebut terbagi atas dua rincian, yakni tarif parkir serta denda tiket yang mencapai Rp200 ribu. Denda tersebut dikenakan karena pemilik kendaraan tak bisa memperlihatkan tiket ke petugas.

Selanjutnya, dia pun menceritakan kronologi kasus ini secara rinci dalam postingannya. Dia mengatakan kalau dia masuk ke area parkir secara legal dan melalui mesin tiket. Dia pun mengaku telah memencet tombol pada mesin tiket sebanyak 4 kali. Hanya saja, usahanya sia-sia, tidak ada tiket yang keluar.

Hanya saja, ada hal yang aneh saat itu. Meski tidak tidak keluar, ternyata palang terbuka secara otomatis. Dia pun merasa kalau tidak akan ada masalah, toh palang sudah terbuka dan dia memencet tombol untuk mendapatkan tiket. Namun, pada akhirnya, saat keluar ternyata dia diminta untuk membayar denda. Alasannya pun tidak digubris oleh petugas parkir.

Namun, pada akhirnya postingan pemilik mobil tersebut pun akhirnya mendapatkan perhatian dari PT ANgkasa Pura melalui akun Twitter @contactap2. Mereka pun melakukan penyelidikan terkait hal ini, salah satunya adalah dengan melihat rekaman cctv. Di situ, terlihat kalau klaim yang diungkapkan pemilik mobil memang benar dan terjadi kerusakan pada mesin tiket.

Kerusakan tersebut terjadi karena karcis parkir tergulung di dalam mesin. Mereka pun memberikan permintaan maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi akibat kesalahan tersebut.

Facebook Comments
(Visited 25 times, 1 visits today)