Dalam keseharian masyarakat Indonesia dan mayoritas di negara lain, mengumpat atau mengucapkan kata-kata kasar merupakan hal yang sangat tidak sopan. Meski, dalam kesehariannya, berbagai jenis umpatan bisa dijumpai. Bahkan, setiap daerah di tanah air memiliki kata umpatannnya sendiri.

Terlepas dari masalah kesopanan, ada sebuah hal menarik tentang kebiasaan ini. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Rochester, mengumpat ternyata memiliki sisi positif. Mereka menemukan, bahwa mengumpat merupakan kebiasaan orang-orang yang punya tingkat intelejensi tinggi.

Para peneliti melakukan penelitian terhadap 1.00 responden. Dari situ, diketahui terdapat 400 kebiasaan yang kerap dilakukan oleh para responden. Selain itu, mereka juga menemukan kalau kebiasaan tersebut berhubungan erat dengan kemampuan berpikir seorang individu. Menariknya, hubungan antara mengucapkan umpatan dan pintar ternyata sangat kuat.

Menurut laporan yang ditulis The Independent, jurnal berjudul Personality and Individual Difference Journal tersebut memperlihatkan hubungan yang erat antara kedua hal tersebut. Seorang individu yang memiliki tingkat intelejensi tinggi, memiliki kecenderungan mengumpat lebih banyak. Bahkan, hal tersebut kerap mereka lakukan di berbagai kesempatan. Misalnya, saat makan atau saat berjalan santai.

Penelitian lain juga mengungkapkan hal yang tidak jauh berbeda dari hasil penelitian ini. Dalam penelitian tersebut, ditemukan kalau seorang yang terbiasa mengumpat beberapa kali dalam satu menit, cenderung punya IQ yang tinggi. Apalagi, kalau mereka yang punya kosakata umpatan bejibun. Bisa jadi, punya IQ yang lebih tinggi lagi.

Para peneliti juga mengungkapkan kalau ungkapan kasar tersebut kerap ditunjukkan sebagai tanda kekuatan retorikal. Seorang ahli psikologi dari Universitas Keele mengungkapkan kalau mengumpat dapat berguna sebagai pereda rasa sakit. Alasannya, karena saat itu tubuh bereaksi lebih tinggi, mengakibatkan jantung berdetak lebih kencang.

Namun, tentu saja hasil penelitian ini bukanlah hal yang mutlak. Apalagi, menjaga kesopanan merupakan hal yang sangat penting. Apalagi, kalau mengumpat di depan orang tua atau atasan? Duh, bisa terjadi hal yang tidak diinginkan deh. Bisa jadi pengangguran atau malah tidak diakui anak ntar oleh orang tua… Berabe, kan?

Facebook Comments
(Visited 2 times, 1 visits today)