Dalam beberapa tahun terakhir, para perokok mulai memperhatikan masalah kesehatannya. Mereka pun memilih menggunakan rokok elektrik, yang kabarnya lebih aman untuk tubuh. Terutama, karena tidak menggunakan tembakau. Namun, siapa sangka kalau rokok elektrik memiliki efek samping yang tidak kalah berbahanya.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari American Physiological Society (APS), terungkap bahaya dari penggunaan rokok elektrik. Bahkan, dalam penelitian yang meraka lakukan, dampak negatif rokok elektrik malah lebih berbahaya. Ditemukan, hanya perlu satu embusan untuk meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung.

Seperti dikutip dari Unilad, para peneliti tersebut melakukan percobaan pada tikus yang dikondisikan di dalam ruangan penuh dengan asap rokok elektrik. Hasilnya sungguh mengejutkan. Dalam kurun satu jam, terjadi penyempitan saluran syaraf pada tikus, mencapai 30%. Penyempitan saluran syaraf ini memiliki keterkaitan dengan risiko terjadinya serangan strok dan jantung.

Hasil penelitian itu juga mengungkapkan kalau terjadi gangguan pembuluh darah akibat paparan asap rokok elektrik. Pembuluh darah pada tikus yang menjadi percobaan ini juga mengalami kesulitan saat melakukan pelebaran. Padahal, proses ini sangat penting bagi tubuh. Bertujuan untuk menurunkan tekanan dalam darah. Tubuh pun akan mengalami gangguan saat hal ini tidak berjalan dengan normal.

Dampak buruk tersebut pun bakal menimbulkan kondisi yang lebih parah kalau kamu terbiasa terpapar oleh asap rokok elektrik. Dari hasil penelitian, tikus yang terpapar oleh asap rokok elektrik selama 20 jam per minggu dalam kurun 8 bulan, arteri tikus mengalami kejang atau pengerasan.

Dengan adanya penelitian ini, perokok pun harus memikirkan ulang kebiasaannya tersebut. Apalagi, rokok elektrik terbukti juga memiliki risiko lain yang tidak kalah berbahayanya. Risiko lain tersebut adalah, kemungkinan terjadinya ledakan saat digunakan. Hal ini sempat menimpa seorang perokok beberapa waktu lalu.

So, kamu masih tertarik merokok? Apapun jenisnya, baik rokok biasa ataupun rokok elektrik, kerap dianggap memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan. Terutama, saat merokok di dekat anak kecil. Sebaiknya, hindari ya! Apalagi, bahaya yang ditimbulkan oleh rokok tidak hanya menimpa diri sendiri, tapi juga orang-orang di sekitar.

Facebook Comments
(Visited 15 times, 1 visits today)