Anak kecil seharusnya banyak menghabiskan waktunya untuk bermain dengan teman-teman sebayanya. Namun, waktu bermain seperti itu kini sudah tak lagi dimiliki oleh bocah bernama Danial Izmir (9 tahun). Bahkan, tawa yang biasa menghiasi wajahnya pun kini berganti wajah murung.

Perubahan drastis itu memang terjadi tidak secara tiba-tiba. Semuanya disebabkan karena dia memperoleh permintaan yang sulit dari para dokter. Dia diminta untuk melakukan amputasi kaki. Semua itu dilakukan karena Danial divonis mengidap penyakit kanker tulang pada bulan Mei tahun lalu.

Saat itu, Danial diketahui mengalami demam secara tiba-tiba. Demam ini ternyata menjadi awal mula mimpi buruk di dunia nyata yang harus dihadapi oleh Danial. Tak berapa lama, kaki bagian kanan Danial tiba-tiba membengkak. Kedua orang tuanya pun kaget.

Mereka berusaha untuk mengobati bengkak pada kaki Danial tersebut dengan membawanya ke pengobatan alternatif. Hanya saja, upaya pengobatan itu tidak berhasil. Hingga akhirnya, Danial dibawa ke rumah sakit dan diketahui kalau pembengkakan pada kakinya terjadi karena dia mengidap penyakit kanker tulang.

Selanjutnya, upaya pengobatan pun terus dilakukan. Saat mengetahui dirinya mengidap penyakit tersebut, Danial sempat murung. Namun, keluarganya memberi dukungan moril berharga buat Danial. Hingga akhirnya, dia mau mencari usaha untuk bisa sembuh dan bermain bersama teman-temannya.

Pengobatan berikutnya, Danial pun dibawa ke rumah sakit yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia. Di sinilah, dokter yang menangani Danial mengungkapkan fakta memilukan. Satu-satunya cara untuk menyembuhkan Danial adalah dengan memotong kaki kanannya.

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar tidak terjadi penyebaran sel kanker pada tubuh bagian lain Danial. Mendengar keputusan tersebut, Danial sontak kaget. Dia menolak mentah-mentah permintaan itu. Bahkan, dia memilih meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya dibandingkan harus diamputasi.

Keputusan itu diambil Danial karena dia merasa kakinya adalah bagian tubuh yang sangat dicintainya. Dia pun tidak ingin meninggal dalam kondisi berkaki buntung. Meski begitu, pihak keluarga terus berusaha untuk membujuk agar Danial mau diamputasi. Mengingat, upaya tersebut bertujuan untuk kebaikan bocah itu.

Facebook Comments
(Visited 4 times, 1 visits today)