Tidur memang menjadi kebutuhan wajib setiap manusia. Dengan tidur, seseorang bisa beristirahat dan kembali memulai aktivitasnya. Namun, bagaimana kalau ada seorang anak yang tertidur selama 11 hari tanpa jeda? Kejadian ini mungkin terdengar aneh, tapi itulah yan dialami bocah 7 tahun ini.

Ceritanya, Wyatt dari Kentucky, Amerika Serikat baru saja mendatangi pesta pernikahan salah satu bibinya. Sehari setelah pelaksanaan pesta tersebut, ibu Wyatt yang bernama Amy mendapati kalau bocah kesayangannya itu tertidur lelap. Awalnya, Amy pun menganggap kalau tidur tersebut karena kelelahan. Tak ubahnya seperti tidur biasa.

Namun, dia tidak menyangka kalau Wyatt tertidur selama 11 hari penuh. Amy telah berusaha untuk membangunkan anak kesayangannya itu. Dia juga mencoba berbagai cara membangunkan. Termasuk di antaranya adalah membuka mata Wyatt. Namun, semuanya nihil dan tidak ada yang berhasil.

Amy menceritakan, pada saat pesta pernikahan, Wyatt seolah menjadi pusat perhatian. Dalam pesta tersebut, Wyatt memang bergerak secara aktif. Bahkan, sempat mengajak pengantin untuk dansa bersama. Dia pun sempat berpikir kalau ada hubungan antara tidur panjang Wyatt dengan aktivitasnya selama pesta.

Melihat ada hal yang tidak beres, Amy kemudian membawa anaknya ke rumah sakit terdekat, Norton Children’s Hospital yang terletak di Louisville. Awalnya, dokter yang menangani Wyatt menduga kalau penyebabnya adalah bakteri atau virus. Namun, setelah dilakukan pengujian, tidak ada bukti pendukung.

Tidak ada hasil pengujian yang memuaskan, dokter akhirnya memberikan perawatan yang biasa ditujukan untuk pasien yang tiba-tiba pingsan. Tujuannya, untuk membangunkan Wyatt. Baru setelah memasuki hari ke-11, Wyatt akhirnya terbangun dari tidur panjangnya.

Saat bangun pertama kali, Wyatt mengalami kesulitan bergerak. Bahkan, dia juga tidak bisa berbicara. Namun, dengan bantuan dari tenaga rumah sakit dan keluarganya, Wyatt akhirnya bisa menjalani proses penyembuhan secara maksimal. Permasalahan bicara masih dihadapinya, tapi kondisinya sudah lebih baik.

Namun, para dokter pun masih penasaran dengan penyebab tidurnya Wyatt selama 11 hari tersebut. Kejadian ini juga mengingatkan fenomena sindrom tidur yang dialami oleh warga desa Kalachi di Kazakhstan. Di desa ini, sering terjadi warga yang tidur secara nonstop hingga enam hari.

Facebook Comments
(Visited 4 times, 1 visits today)